Kader PDIP Langgar Konstitusi, Puan Maharani Titihkan Air Mata Minta Maaf ke Rakyat Indonesia

Kompasupdate.com – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani tak kuat menahan air mata saat membacakan poin rekomendasi eksternal hasil Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) V di Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (26/5/2024)

Puan menangis kala meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena ada kadernya yang melanggar konstitusi pada Pemilu 2024 lalu. Namun, ia tak menjelaskan detail ihwal identitas kader tersebut.

“Sehubungan dengan adanya perilaku kader partai yang tidak menjunjung tinggi etika politik dan berdisiplin dan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ideologi partai serta melakukan pelanggaran konstitusi, Rakernas V partai menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Puan dikutip dari Kompas TV

BACA JUGA :  Hadir di Pelantikan 39 Anggota Panwascam, Ketua KPU Konut Ajak Bawaslu Wujutkan Pemilu Berkualitas

“Rakernas V merekomendasikan partai untuk menyempurnakan pelatihan, perekrutan, pelatihan dan penugasan partai agar apa yang terjadi penyimpangan perilaku kader pada Pemilu 2024 tidak terulang kembali di kemudian hari,”Tambahnya.

Puan pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PDIP dan masyarakat Indonesia yang telah berusaha memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.

BACA JUGA :  DPP Gerindra Minta Pergantian Unsur Pimpinan DPRD Konawe, Ketua DPC: Kami Segera Laksanakan Instruksi

“Mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo dan Prof. Mahfud MD,” ujar Puan.

Puan kembali menangis ketika ia terharu PDIP kembali dipercaya sebagai partai pemenang pada Pileg 2024.

“PDI Perjuangan dipercaya rakyat memenangkan pemilu legislatif tiga kali berturut-turut. Kepercayaan rakyat harus diwujudkan untuk memperbaiki tiga pilar partai, “Pungkasnya